PROPOSAL
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Tulisan ini sebagai salah satu syarat dalam
Mengikuti materi pelajaran Penelitian
Tindakan Kelas dalam Program PPG di IAKN
Dan Penulisan Karya Ilmiah
Judul:
Peningkatan Proses Belajar Mengajar Agama
Kristen di SDN Ciantra 02
Disusun Oleh: Antono Siregar, S.Th
Dosen Pembimbing 1: Ibu Alce Albartin Sapulette
Nara Sumber Penulisan Karya Ilmiah: Ibu Hj. Febryanti,
M.Pd
Bab 1
Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan
berfungsi membantu peserta didik dalam pengembangan dirinya, yaitu pengembangan
semua potensi, kecakapan, serta karakteristik pribadinya ke arah yang positif,
baik bagi dirinya maupun lingkungannya. Pendidikan bukan sekedar memberikan
pengetahuan, nilai-nilai atau melatih ketrampilan. Pendidikan berfungsi
mengembangkan apa yang secara potensial dan aktual telah dimiliki oleh peserta
didik, sebab peserta didik bukanlah gelas kosong yang harus diisi dari
luar.Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2007 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
dinyatakan bahwa :
“Pendidikan merupakanusaha sadar yang terencana untuk
mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,kecerdasan, akhlak mulia, serta
ketrampilan yang diperlukan bagi dirinya, masyarakat, bangsa maupunNegara.
Pendidikan merupakan usaha sadar dalam proses pembelajaran yang terencana agar
nantinya peserta didik menjadi manusia yang lebih baik. Pendidikan dasar
sebagai pendidikan awal juga sangat berpengaruh terhadap pendidikan yang
selanjutnya”
Meningkatkan proses belajar belajar
agama secara khusus agama Kristen adalah modal dasar bagi anak didik khususnya
yang masih duduk dibangku sekolah dasar secara umum orang Kristen keseluruhan.
Meningkatkan proses belajar agama
secara khusus agama Kristen adalah modal dasar bagi perkembangan iman dasar
anak untuk memiliki atau sejak dini ditanamkan nilai nilai moral untuk modal
dalam kehidupannya dalam kehidupan nyata dimasyarakat.
Kondisi
Minoritas terkadang masih nyata dibeberapa daerah, walau itu hanya skedar kata,
tetapi juga tidak bisa disangkal bahwa istilah “minoritas” itu ada. Secara jumlah
siswa kristen 6% dari Ribuan siswa disekolah SDN Ciantra 02, mengakibatkan
ruang untuk meningkatkan belajar mengajar secara khusus agama kristen itu
sulit, tetapi harus dilakukan agar anak didik khususnya yang beragama Kristen
memiliki keteduhan hati, dalam gejolak yang ada mereka bisa “terpayungi” belajar
teduh.
Tantangan itulah yang harus
diterobos sehingga judul dalam tulisan ini berbicara peningkatan proses
pembelajaran Agama Kristen di SDN Ciantra 02.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan
latar belakang masalah di atas, perlunya pendidikan bagi siswa siswa yang duduk
dibangku sekolah dasar
1.Proses
belajar mengajar harus ditingkatkan
2.Peranan
guru agama sangat penting
3.kurangnya
variasi media pembelajaran pada mata pelajaran agama
4.siswa
belum dapat memunculkan pengalaman melalui buku bacaan dan ceramah dari guru.
C. Pembatasan Masalah
Berdasarkan
identifikasi masalah yang telah diuraikan di atas, peneliti akan memberikan
batasan masalah pada perlunya peningkatan proses belajar mengajar agama Kristen secara khusus Di SDN Ciantra 02
D.Rumusan Masalah
Berdasarkan
uraian latar belakang di atas, dapat dirumuskan masalah secara umum yaitu:
Bagaimana Meningkatkan proses belajar mengjar agama Kristen di SDN Ciantra 02
demi meningkatkan keimanan anak didik?
E.Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditentukan, maka
tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk dapat memahami cara meningkatkan hasil proses belajar
mengajar agama Kristen di SDN Ciantra 02
F. Manfaat Penelitian
Penelitian ini
memiliki beberapa manfaat yaitu :
1.Bagi
Peneliti
SelanjutnyaPenelitian
ini memberi masukan atau pengetahuan untuk mengetahui upaya meningkatkan hasil
belajar Agama Kristen melalui penggunaan
media ata sarana dan prasarana yang ada.
2.Bagi Guru
a. Melalui hasil penelitian ini dapat
digunakan sebagai pertimbangan guru untuk memperbaiki dan menyempurnakan proses
pembelajaran melalui media pembelajaran yang bervariasi,
b. Melalui hasil penelitian ini dapat
meningkatkan hasil belajar siswa.
3.Bagi
Siswa
a. Membantu siswa meningkatkan hasil
belajar agama Kristen melalui media
pembelajaran tatap muka maupun daring,
b. Memberi kesempatan pada siswa untuk
mendapatkan variasi media pembelajaran,
c. Memberi kesempatan pada siswa untuk
meningkatkan partisipasi dan aktif dalam pemelajaran.
BAB II KERANGKA TEORI
A. Landasan Teori
Landasan teori sebagai dasar untuk mengembangkan penelitian
ini adalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2007 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
dinyatakan bahwa : “Pendidikan merupakanusaha sadar yang terencana untuk
mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,kecerdasan, akhlak mulia, serta
ketrampilan yang diperlukan bagi dirinya, masyarakat, bangsa maupun Negara.
Pendidikan merupakan usaha sadar dalam proses pembelajaran yang terencana agar
nantinya peserta didik menjadi manusia yang lebih baik. Pendidikan dasar
sebagai pendidikan awal juga sangat berpengaruh terhadap pendidikan yang
selanjutnya”
Dari dasar undang undang ini ata landasan teori ini dapat
dikembangkan bahwa pendidikan yang ada adalah untuk mengembangkan potensi
peserta didik dalam hal akhlak, agama serta keterampilannya. Sehingga
pendidikan merupakan usaha sadar dalam proses pembelajaran yang terencana agar
nantinya peserta didik menjadi manudia yang lebih baik.
Diuraikan dalam undang Undang nomor 20 tahun 200t tersebut
bahwa pendidikan dasar sebagai pendidikan awal juga sangat berpengaruh terhadap
pendidikan selanjutnya.
Dengan pemahaman bahwa pendidikan dasar sebagai pendidikan
awal maka perlu meningkatkan secara khusus pendidikan secara khusus anak anak
yang beragama Kristen di SDN Ciantra 02, kabupaten bekasi, Jawa Barat sangat
perlu ditingkatkan.
Dasar berpijak dari undang
undang inilah yang akan dikembangkan dalam penelitian ini, beserta buku buku
yang berkaitan dalam Penelitian Tindakan Kelas secara Khusus di SDN Ciantra
B. Hipotesis Penelitian
Pemikiran harus disertai tindakan
dan meluruskan pemikiran yang baik adalah syarat untuk memiliki kemajuan dalam
berpikir dan suksesnya sebuah keinginan yang sedang ingin dicapa. Maka sebuah
niat harus diwujudkan dalam tindakan nyata dengan perencanaan yang matang,
sehingga mendapatkan apa yang ingin dicari dan dicapai.
Dari pendapat awal ini, sebagai
start awal untuk mencapai pengembangan yang lebih baik secara khusus agama
Pendidikan Agama Kristen di SDN Ciantra 02 menuju perkembangan yang lebih
maksimal
BAB III
Metode Penelitian
- a) Metode Penelitian
Metode
yang digunakan adalah kualitatif yang berguna untuk memahami keseluruhan
permasalahan yang diharapkan dalam penelitian ini
- b) Jenis Penelitian
Jenis
penelitian menggunakan penelitian deskriptif yang lebih mengutamakan penjelasan
kata-kata dan gambar. Penelitian deskriptif berguna untuk menganalisis data
seakurat mungkin yang mendekati kondisi aslinya.
- c) Metode Pengumpulan Data
Terdapat
dua sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer
merupakan data yang diperoleh langsung di lapangan dari hasil penelitian
langsung. Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari sumber lain yaitu
melalui data kepustakaan dan wawancara langsung.
- d) Lokasi Penelitian
Lokasi
penelitian utama dalam penulisan ini adalah SDN Ciantra 02, Desa Ciantra,
Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi,
Propinsi Jawa Barat.
- e) Objek Penelitian
Objek
penelitian merupakan problem yang dihadapi untuk diobservasi jalan keluar untuk
menjadi penelitian yang bermanfaat
- f) Metode Analisis Data
Data
yang diperoleh berupa catatan lapangan, foto, wawancara langsung
Bab IV HASIL PENELITIAN
A. Gambaran Umum
Berikut
ini adalah gambaran umum tentang sekolah sebagai tempat yang sedang diteliti
o
Nama
Sekolah : SDN Ciantra 02
o
Alamat
Sekolah : Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kab. Bekasi, Propinsi
Jawa barat
o
Jumlah
Siswa : 1114 (Seribu Seratus empat Belas)
o
Jumlah
Siswa : 60 (Enam Puluh)
Beragama
Kristen
o
Jumlah
Guru :
28
o
Jumlah
Tata Usaha : 2
o
Penjaga : 2 Orang
o
Kelas : Kelas 1 (4 Rombel, 1a, 1b, 1c, 1d)
Kelas
2 (4 Rombel, 2a, 2b, 2c, 2d)
Kelas
3 ( 4 Rombel, 3a, 3b, 3c, 3d)
Kelas
4 ( 4 Rombel, 4a, 4b, 4c, 4d)
Kelas
5 ( 4 Rombel, 5a, 5b, 5c,5 D)
Kelas
6 ( 3 Rombel, 6a, 6b, 6c)
Dari gambaran diatas dapat terlihat dari jumlah siswa
keseluruhan, siswa beragama Nasrani di SDN Ciantra 02, yang berada di Cikaran
Selatan, Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat secara persentasi sekitar 6% (60
orang siswa Kristen dari 1114 Siswa keseluruhan).
Dari
jumlah siswa yang beragama nasrani yang terlihat sedikit menjadi tantangan
dalam pelaksanaan belajar agama kristen.
B. Deskripsi Hasil
Penelitian
Meningkatkan proses belajar mengajar harus terus
dilakukan, agar anak didik mendapatkan haknya untuk belajar secara khusus agama
kristen. Sehingga anak didik sejak dini belajar Firman Tuhan sebagai bekal
dikemudian hari. Tantangan boleh ada. Minoritas diantara mayoritas secara
kuantitas, bisa saja terjadi tetapi harus minoritas harus berkualitas dalam
dalam kondisi ini, agar bisa menjadi berkat.
Dari jumlah siswa yang sudah
disebutkan diatas, maka rata rata siswa yang beragama Kristen
disetiap kelas ada 6 orang.
C. Sejarah Singkat
Pelajaran
agama Kristen di SDN Ciantra 02 mulai sejak 4 tahun terakhir. Hal ini terjadi
ketika ada guru melamar untuk mengajar Seni Budaya. Sejak diterima menjadi guru
seni Budaya ternyata ada juga siswa yang
beragama Kristen. Akhirnya Guru Seni Budaya mengajukan untuk
mengumpulkan siswa yang beragama kristen untuk belajar agama kristen, setiap
hari jumat jam 11.00-13.00.
Setelah
berjalan dan pemangku jabatan memberi ijin pelajaran agama kristen diadakan.
Melihat antusiasme dan perlu peningkatan yang lebih baik, perlu mengadakan
pelajaran agama kristen secara perkelas. Siswa yang beragama kristen Kelas 1-6
belajar bergabung dan hanya sekali seminggu. Sementara pelajaran setiap kelas
berbeda dalam kurikulum. Oleh karena hal ini, demi peningkatan dan kualitas
proses belajar mengajar secara khusus agama kristen, maka diajukan untuk
mengadakan pelajaran agama kristen sesuai kelas. Dan pemangku jabatan di SDN
Ciantra 02 mengijinkan hal ini dilakukan. Hal ini dapat dikatakan sebagai
berkat dan mujizat, pemangku jabatan disekolah SDN Ciantra 02 mengijinkan siswa
beragama kristen belajar sesuai agama dan keyakinannya seperti agama lain
belajar sesuai keyakinannya.
Hal
inilah yang menjadi unik dan menjadi anugerah khusus bagia siswa beragama
kristen SDN Ciantra 02, karena disekolah lain masih banyak siswa beragama
kristen belum mendapat haknya untuk belajar agama.
Berusaha
dan optimis adalah inti menuju terbukanya jalan bagi apa yang diharapkan dan
impikan, itulah gambaran yang ingin disampaikan dalam penelitian atau tulisan
ini.
D. Analisa atau Pengujian
Hipotesis
Sarana dan prasarana dalam mengajar
sangat diperlukan. Kepedulian dan keseriusan pelajaran agama harus diberi ruang
agar anak didik bebeas berkreasi dan mengalami perkembangan spiritual yang nyata.
Prasangka minoritas
harus disingkirkan dari pikiran agar tidak terbentuk menjadi sebuah pemikiran
yang berujung pada pemikiran negatif dan pesimisme. Menjadi unggul dalam
perjalanan hidup sebagai orang kristen adalah perintah dimana setiap orang
kristen dipeintahkan oleh Yesus menjadi garam dan terang.
E. Pembahasan
Peningkatan proses belajar mengajar
bagi anak didik, secara khusus yang beragama Kristen di SDN Ciantra 02,
beberapa hal yang perlu dilakukan adalah:
o
Peningkatan
sarana dan prasarana
o
Perlunya
ruangan tersendiri agar ketika pelajaran agama punya ruangan tersendiri dan
tidak berkeliaran diluar atau diperpustakaan karena tidak tersedianya ruangan
tersendiri
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Demikianlah Penelitian Tindak Kelas
ini dilaksanakan kiranya dapat bermanfaat secra khusus dalam memenuhi Tugas PPG
dalam mengikuti Pelajaran Penelitian Tindakan Kelas di Kampus IAKN dan juga
bermanfaat bagi yang membaca dan demi peningkatan proses belajar mengajar di SDN Ciantra 02.
B. Implikasi dan Rekomendasi
Pendidikan adalah sesuatu gerakan atau kegiatan yang
harus dilakukan. Walau tantangan dan rintangan ada, namun harus tetap berusaha
dengan baik, dengan menjalin kerjasama dengan baik dengan pemangku jabatan yang
ada disekolah. Menjadi berkat dimana ornag kristen berada adalah perintah dari
Tuhan untuk dilaksanakan. Tuhan akan merubah segala hambatan jadi berkat.



No comments:
Post a Comment